Home Mengasah Spiritual Mencerdaskan Intelektual: December 2014

2014/12/25

BAHAYA VIRUS PERGAULAN BEBAS TERHADAP REMAJA



BAHAYA VIRUS PERGAULAN BEBAS TERHADAP REMAJA
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله رب العالمين، والصلاة والسلام على أشرف المرسليين، سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد.
Yang terhormat bapak/ibu dewan hakam, para panitia perayaan maulid yang kami hormati, serta hadirin dan hadirat yang berbahagia.
Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan ke haribaan Allah SWT yang tiada henti memberikan berbagai macam nikmat kepada kita semua, terutama nikmat iman, islam, kesehatan, dan kesempatan, sehingga pada malam ini kita bisa berkumpul di tempat yang mulia ini dalam keadaan sehat wal afiat.
Sholawat dan salam semoga tercurahkan kepada baginda Nabi Besar Muhammad SAW yang menjadi panutan ummat dan uswatun hasanah bagi kita semua.
Hadirin yang dirahmati Allah
Pada kesempatan yang berbahagia ini, izinkanlah kami untuk menyampaikan sebuah syarhil qur’an yang berjudul “BAHAYA VIRUS PERGAULAN BEBAS TERHADAP REMAJA”. Namun, sebelum kami menyampaikan materi syarhil ini, marilah kita simak bersama lantunan ayat suci Al-Qur’an Surat An-Nuur ayat 30-31 yang akan dibacakan oleh teman kami berikut ini.
@è% šúüÏZÏB÷sßJù=Ïj9 (#qÒäótƒ ô`ÏB ôMÏd̍»|Áö/r& (#qÝàxÿøtsur óOßgy_rãèù 4 y7Ï9ºsŒ 4s1ør& öNçlm; 3 ¨bÎ) ©!$# 7ŽÎ7yz $yJÎ/ tbqãèoYóÁtƒ ، @è%ur ÏM»uZÏB÷sßJù=Ïj9 z`ôÒàÒøótƒ ô`ÏB £`Ïd̍»|Áö/r& z`ôàxÿøtsur £`ßgy_rãèù Ÿwur šúïÏö7ム£`ßgtFt^ƒÎ žwÎ) $tB tygsß $yg÷YÏB ( tûøóÎŽôØuø9ur £`Ïd̍ßJ胿2 4n?tã £`ÍkÍ5qãŠã_
“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang mereka perbuat". Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka Menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. dan hendaklah mereka menutupkan kain kurudung ke dadanya.” (QS. An-Nuur: 30-31)
Hadirin yang kami muliakan
Berdasarkan ayat di atas, kita dapat memahami bahwa Allah SWT memerintahkan kepada orang-orang mukmin baik pria maupun wanita untuk menahan pandangan mereka, yakni tidak membukanya lebar-lebar untuk melihat segala sesuatu yang diharamkan seperti melihat aurat lawan jenisnya. Di samping itu, hendaklah mereka memelihara secara utuh dan sempurna kemaluan mereka sehingga sama sekali tidak menggunakannya kecuali pada yang halal, tidak juga membiarkannya kelihatan kecuali kepada orang yang boleh melihatnya. Yang demikian itu, yakni menahan pandangan dan memelihara kemaluan adalah lebih suci dan terhormat bagi mereka karena dengan demikian, mereka telah menutup rapat-rapat salah satu pintu kemaksiatan yang besar yakni perzinahan.
Selanjutnya, karena salah satu hiasan pokok wanita adalah dadanya, maka ayat ini juga memerintahkan secara khusus kepada para wanita mukminah supaya mereka munutupkan kain kerudung mereka ke dada mereka. Dan para wanita juga diperintahkan untuk tidak menampakkan perhiasan dan mempertontonkan keindahan tubuh mereka, kecuali kepada suami mereka karena memang salah satu tujuan pernikahan adalah menikmati hiasan itu, atau kepada mahram yang boleh melihat aurat mereka.
Hadirin yang berbahagia
Sangat disayangkan, kenyataan yang terjadi dewasa ini, ummat Islam sudah mulai jauh dari tuntunan Agama dan syari’at Islam. Banyak orang Islam yang jauh dari prilaku islami. Coba kita perhatikan pada masa sekarang ini, para remaja terutama remaja wanita, terpengaruh oleh budaya Barat, mempertontonkan aurat, menampakkan yang haram terlihat, mengumbar syahwat, sehingga para lelaki menjadi terpikat dan diselimuti oleh nafsu syahwat. Hal ini disebabkan pergaulan bebas di kalangan remaja. Pergaulan bebas ini akan bermuara pada permasalahan lain seperti penggunaan obat-obatan terlarang, narkoba, seks bebas dan perilaku kriminal yang merusak.
Hadirin yang kami hormati
Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa, maka banyak orang yang menyebut masa ini sebagai masa yang labil. Dalam kondisi yang demikian itulah, masa remaja sangat membutuhkan bimbingan nilai-nilai Islam, bila mereka jauh dari nilai-nilai Islam, maka yang terjadi kemudian adalah ketidakmampuan mengendalikan diri. Dalam kaitan seks, para remaja harus mengendalikan hawa nafsunya, dan Rasulullah Saw mengajarkannya dengan melaksanakan ibadah puasa.
Pergaulan bebas di kalangan remaja saat ini telah mencapai titik kekhawatiran yang sangat tinggi, terutama seks bebas dan penggunaan narkoba. Oleh karena itu tidak aneh jika jumlah penderita HIV/AIDS banyak dari kalangan remaja, dan banyak anak sekolah yang hamil di luar nikah.
Hadirin rahimakumullah
Kami mengajak kepada teman-teman sekalian para remaja, supaya tidak bergaul secara bebas, tidak menggunakan narkoba dan obat-obatan terlarang, tidak berpacaran dan berdua-duaan di tempat yang sepi, dan tidak mendekati perzinahan. Allah SWT telah berfirman di dalam Al-Qur’an surat Al-Israa‘ ayat 32 berikut ini:
Ÿwur (#qç/tø)s? #oTÌh9$# ( ¼çm¯RÎ) tb%x. Zpt±Ås»sù uä!$yur WxÎ6y ÇÌËÈ  
“Dan janganlah kamu mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk.“
Hadirin yang berbahagia
Agar kita semua bisa mencegah diri kita dari hal-hal yang mendekati zina, ada ketentuan-ketentuan yang membatasi pergaulan antara pria dengan wanita yang harus kita perhatikan. Batas-batas pergaulan itu adalah; pertama, menjaga pandangan mata dari melihat lain jenis yang berlebihan. Kedua, tidak berdua-duaan antara pria dengan wanita yang bukan mahram, karena hal ini sangat rawan terhadap godaan syaitan yang memang selalu menggoda manusia ke jalan yang nista. Ketiga, tidak bersentuhan kulit antara pria dengan wanita, termasuk berjabatan tangan apalagi berciuman. Keempat, tidak berbaur antara pria dengan wanita dalam satu tempat.
Dari gambaran ini menjadi jelas bagi kita bahwa pria dengan wanita memang harus menjaga batasan pergaulan agar tidak terjadi perzinahan. Di samping itu perzinahan harus dihindari juga dengan menumbuhkan rasa malu dan menghukum orang yang berzina sebagaimana seharusnya. Ini semua harus kita lakukan karena zina membawa akibat yang sangat fatal, tidak hanya di dunia seperti dengan terjangkitnya penyakit AIDS, tapi juga di akhirat dengan siksa neraka yang sangat pedih.
Demikianlah yang dapat kami sampaikan, terima kasih atas perhatiannya, mohon maaf atas segala kekurangan.
وبالله التوفيق والهداية والرضا والعناية ثم السلام عليكم ورحمة الله وبركاته